HNW Ogah Terima Bantuan Dari Investor Hitam

05 May 2012 administrator
Surel Cetak PDF

INILAH.COM, Jakarta - Bakal calon Gubernur DKI Jakarta Hidayat Nur Wahid, mengatakan dana kampanye yang dimilikinya berasal dari sumber yang jelas dan bersih. Dia juga menegaskan akan menolak bantuan dari investor berkepentingan politik yang bisa merugikan masyarakat.

"Kita akan menolak bentuk bantuan yang sumbernya dari APBN/APBD, korupsi, money laundering, dan lainnya. Bukan hanya itu, kita juga menolak bantuan yang ada embel-embelnya deal politik yang melanggar hukum dan menyengsarakan rakyat. Itu tidak akan kita ambil," tegas Hidayat kepada INILAH.COM, Selasa, (1/5/2012).

 

Cinta Itu Seni Memperhatikan

04 May 2012 Espi
Surel Cetak PDF

Kalau intinya cinta adalah memberi, maka pemberian pertama seorang pencinta sejati adalah perhatian. Kalau kamu mencintai seseorang, kamu harus memberi perhatian penuh kepada orang itu. Perhatian yang lahir dari lubuk hati paling dalam, dari keinginan yang tulus untuk memberikan apa saja yang diperlukan orang yang kamu cintai untuk menjadi lebih baik dan berbahagia karenanya.

Perhatian adalah pemberian jiwa: semacam penampakan emosi yang kuat dari keinginan baik kepada orang yang kita cintai. Tidak semua orang memiliki kesiapan mental untuk memperhatikan. Tidak juga semua orang yang memiliki kesiapan mental memiliki kemampuan untuk terus memperhatikan.

Memperhatikan adalah kondisi di mana kamu keluar dari dalam dirimu menuju orang lain yang ada di luar dirimu. Hati dan pikiranmu sepenuhnya tertuju kepada orang yang kamu cintai. Itu tidak sesederhana yang kita bayangkan. Mereka yang bisa keluar dari dalam dirinya adalah orang-orang yang sudah terbebas secara psikologis. Yaitu bebas dari kebutuhan untuk diperhatikan. Mereka independen secara emosional: kenyamanan psikologis tidak bersumber dari perhatian orang lain terhadap dirinya. Dan itulah musykilnya. Sebab sebagian

 

 

Menyiapkan Kebangkitan Generasi Emas Indonesia

02 May 2012 Sadik,S.PdI
Surel Cetak PDF

Kita semua harus bersyukur bahwa pada periode tahun 2010 sampai 2035, bangsa kita dikarunai  oleh Tuhan Yang Maha Kuasa potensi sumber daya manusia  berupa populasi usia produktif yang jumlahnya luar biasa.  Jika kesempatan  emas yang  baru pertama kalinya terjadi sejak Indonesia merdeka tersebut dapat kita kelola dan manfaatkan dengan baik, populasi usia produktif yang jumlahnya luar biasa tersebut insya Allah akan menjadi bonus demografi  (demographic dividend) yang sangat berharga  Di sinilah peran  strategis pembangunan bidang pendidikan  untuk  mewujudkan hal  itu menjadi sangat penting. Akan tetapi,  sebaliknya,  bukan mustahil kesempatan emas tersebut menjadi bencana  demografi (demographic disaster) bila kita tidak  dapat  mengelolanya dengan baik. Sudah tentu hal ini tidak kita inginkan.

Dekadensi moral dan ambruknya akhlak harus segera diatasi dengan pendidikan yang berkarakter, bagi ummat Islam pendidikan harus dilandasi dengan Islam yang kaffah (utuh) sejak dini. Pengajaran Islam yang kaffah diharapkan mampu menghadang gelombang kerusakan moral, pengingkaran terhadap aturan-aturan ilahiyyah yang akhirnya merusak segala aspek kehidupan.  Lembaga-lembaga pendidikan dan pengajaran hendaknya selalu merujuk dan menjadikan Al-Qur’an dan Al-Hadits sebagai master kurikulum yang diajarkan dan diterapkan disamping tetap memperhatikan kurikulum yang sudah ditetapkan Kementeriaan Pendidikan sebagai penanggung jawab Sistem Pendidikan Nasional.

 

Menyongsong Sekolah Murobbi

01 May 2012 administrator
Surel Cetak PDF

 

Akhir-akhir ini saya sering diminta mengisi sesi Sekolah Murabbi yang diadakan para aktivis dakwah di berbagai tempat. Sebuah program yang sangat strategis untuk membentuk kepribadian, pengetahuan, ketrampilan para murabbi yang akan diterjunkan melakukan proses pembinaan (tarbiyah) di tengah masyarakat. Sebenarnya, siapakah murabbi, dan apakah tarbiyah itu?

Murabbi atau pembina adalah sosok pribadi yang melaksanakan kegiatan tarbiyah, yaitu membina, membimbing, mendidik satu atau beberapa kelompok kader, yang mengarahkan para kader tersebut menuju kepada sejumlah tujuan yang telah ditentukan. Setiap kelompok, terdiri dari beberapa orang binaan, bisa lima orang, sepuluh atau bahkan limapuluh dan seratus orang. Mereka memiliki suatu ikatan dalam sebuah tatanan, yang memiliki tujuan bersama.

 

Waspada Saat Kebiasaan Baik Mulai Hilang

13 April 2012 administrator
Surel Cetak PDF

Kita manusia diciptakan oleh Allah SWT dengan memiliki 2 sifat. Sifat taqwa dan sifat fujur. Kedua sifat ini bisa menjadi potensi dalam diri kita.  “Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu kefasikan dan ketaqwaannya”. (QS. Asy-Syam [91] : 8) Disebutkan di dalam Tafsir Ibnu Katsir Rasulullah SAW ketika membaca ayat di atas, beliau diam sebentar dan membaca do’a: “Ya Allah, berikanlah kepada jiwaku ketaqwaannya. Engkau Wali dan Pemeliharanya. Dan Sebaik-baik yang menyucikannya”.  Do’a itu baik juga kita panjatkan kepada Allah SWT, agar potensi taqwa senantiasa terdapat dalam diri kita. Ketika potensi sifat taqwa itu ada dalam diri kita, bersyukurlah kepada-Nya akan hal itu, dan cobalah semai potensi sifat taqwa itu, teruslah sirami dengan kebiasan-kebiasan baik amal shalih. Pelihara agar ia tetap terpatri di dalam diri kita. Yang semua itu dapat mensucikan jiwa. Dan kita akan termasuk orang-orang yang beruntung.

“Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu”. (QS. Asy-Syam [91] : 9)

Taqwa adalah sifat yang sang pemiliknya akan menjadi seorang yang dapat membedakan antara yang benar dan yang salah, karena memiliki karakter furqan. Taqwa adalah sifat yang sang pemiliknya akan selamat melawati jalan yang penuh dengan duri, karena ia memiliki cahaya untuk menerangi jalan. Taqwa adalah sifat yang sang pemiliknya akan termuliakan di dunia dan kelak di akhirat.

 

Halaman 1 dari 6